Strategi Pemakaian Objek Inferior dalam Pemasaran

Di era persaingan bisnis yang sangat tinggi, para pelaku usaha harus memutar otak kanannya untuk mencari strategi dalam memasarkan produknya. Salah satu strategi yang bisa digunakan adalah pemakaian objek Inferior.

Apakah itu objek Inferior?

Untuk lebih mudah mengerti mengenai hal tersebut, mari kita masuk ke dalam beberapa contoh hal :

  • Dalam film Asterix, ada karakter utama lain yang bernama Obelix
  • Dalam film Shanghai Knights, selain Jackie Chan, ada peran yang dimainkan aktor bernama Owen
  • Dan contoh paling gampang adalah adanya Robin dalam kisah si Batman


Di luar contoh-contoh di atas, masih banyak lagi film yang memakai 2 karakter utama. Selain pemakaian 2 karakter tersebut, apa yang menjadi persamaan film-film tersebut? Ya, walaupun ada 2 karakter utama, ada 1 karakter yang terlihat lebih hebat, lebih tampan, lebih kuat, atau lebih keren dari karakter lainnya.

Itulah yang dimaksud dengan pemakaian objek Inferior. Yaitu dimana kita meletakan satu objek lagi disamping objek yang paling utama, namun dengan kualitas karakter tertentu yang masih kalah dibandingkan objek yang paling utama tersebut. Tujuannya adalah memberikan efek ”lebih” atau ”superior” pada objek yang paling utama tersebut. Misalnya dalam film Shanghai Knights, memang karakter yang dimainkan Owen cukup keren, namun tidak cukup untuk mengalahkan keren-nya Jackie Chan.

Contoh-contoh yang diberikan di atas adalah pemakaian objek Inferior dalam film. Bagaimana cara kita memakainya dalam pemasaran produk fisik?

Caranya adalah dengan menyertakan satu contoh produk lain yang setipe dengan produk yang kita jual. Lalu kita mengeksplanasikan perbedaan mengenai kedua produk tersebut. Kita harus mencari satu produk lain yang kualitasnya di bawah produk kita. Bisa disebut aktifitas ini adalah ”Benchmarking Buatan”. Dengan cara seperti ini, orang lain akan melihat produk kita seperti lebih ”Superior” dan lebih layak dibeli daripada produk yang satunya lagi.

Dibandingkan dengan strategi peletakan testimonial dan pemberian diskon, strategi pemakaian objek Inferior masih jarang digunakan. Padahal dengan menggunakan strategi ini, dan didukung dengan strategi lainnya, maka menjaring lebih banyak pembeli bukanlah hal yang mustahil.

Penulis: Christian Wijaya

Twitter| Blog | Facebook


Tulisan Ini dilihat: 79 kali -->

Donasi untuk Materi Kuliah Dengan Melihat Iklan Sponsor Di bawah ini

Cek Domain Gratis

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons

Copyright © Materi Kuliah Gratis |  Powered by WordPress