<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Materi Kuliah Gratis &#187; Ekonomi dan Bisnis</title>
	<atom:link href="http://materikuliah.net/artikel/category/ekonomi-dan-bisnis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://materikuliah.net</link>
	<description>Kumpulan Materi Kuliah Online Gratis</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 04:35:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
<image>
<link>http://materikuliah.net</link>
<url>http://materikuliah.net/wp-content/plugins/maxblogpress-favicon/icons/favicon-42.ico</url>
<title>Materi Kuliah Gratis</title>
</image>
		<item>
		<title>Praktek Green Marketing atau GreenWashing dan Masalahnya</title>
		<link>http://materikuliah.net/artikel/praktek-green-marketing-atau-greenwashing-dan-masalahnya.aspx</link>
		<comments>http://materikuliah.net/artikel/praktek-green-marketing-atau-greenwashing-dan-masalahnya.aspx#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 03:49:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MK Contest 2010</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Green Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[GreenWashing]]></category>
		<category><![CDATA[MKContest2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://materikuliah.net/?p=812</guid>
		<description><![CDATA[Maraknya pemberitaan tentang isu global warming atau segala sesuatu berbau eco friendly/natural/dan sejenisnya dimanfaatkan banyak produsen produk sebagai strategi pemasaran mereka. Aktifitas itulah yang mereka namakan sebagai green marketing. Namun, pada kenyataanya, banyak konsumen skeptis bahwa aktifitas yang mereka lakukan hanyalah sebagai usaha pembentukan image sebagai brand yang peduli lingkungan, yang bertujuan untuk profit. Praktek [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Fpraktek-green-marketing-atau-greenwashing-dan-masalahnya.aspx"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Fpraktek-green-marketing-atau-greenwashing-dan-masalahnya.aspx&amp;source=materikuliah&amp;style=normal&amp;service=bit.ly" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://materikuliah.net/files/2010/07/stocks_stock_market-400x300.jpg" rel="thumbnail"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-817" title="stocks_stock_market-400x300" src="http://materikuliah.net/files/2010/07/stocks_stock_market-400x300-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Maraknya pemberitaan tentang isu global warming atau segala sesuatu berbau eco friendly/natural/dan sejenisnya dimanfaatkan banyak produsen produk sebagai strategi pemasaran mereka. Aktifitas itulah yang mereka namakan sebagai green marketing. Namun, pada kenyataanya, banyak konsumen skeptis bahwa aktifitas yang mereka lakukan hanyalah sebagai usaha pembentukan image sebagai brand yang peduli lingkungan, yang bertujuan untuk profit. Praktek tersebut dengan GreenWashing.</p>
<p>Sebenarnya praktek green marketing murni (benar-benar peduli akan lingkungan) maupun greenwashing (penggunaan advertising untuk membangun brand image ramah lingkungan untuk keuntungan perusahaan) tidak ada salahnya. Kita bisa menganggap greenwashing sebagai salah satu bagian dari strategi pemasaran. Dengan mereka peduli lingkungan, tidak ada salahnya kita menghargai usaha mereka dengan membeli produknya.</p>
<p><span id="more-812"></span>Namun, pada kenyataannya ada banyak contoh kasus perusahaan yang memasarkan produknya dengan strategi greenmarketing/greenwashing, yang kesemuanya adalah bohong. Artinya, advertising yang mereka lakukan hanyalah penipuan, produk mereka tidak nature friendly. Yang paling banyak dibahas di media yang menulis tentang Green Marketing adalah salah satu perusahaan kopi  terkenal yang ada di mall-mall, juga di Indonesia. Advertising yang mereka lakukan di website resminya mengatakan bahwa mereka peduli akan dunia ini, namun ada banyak pihak yang kemudian membantahnya. Salah satu pihak kemudian memberikan contoh bahwa perusahaan tersebut harus menyuplai biji kopi dalam jumlah yang banyak untuk kebutuhan konsumennya, sehingga mereka harus mengalihfungsikan hutan untuk perkebunan kopi. Jika hal tersebut benar, tentu ini adalah penipuan.</p>
<p>Kejadian tersebut bukanlah lantas penggunaan strategi green marketing haruslah dihentikan, namun harus ada suatu lembaga khusus yang mengawasi keebenaran advertising green marketing yang dilakukan perusahaan-perusahaan. Perusahaan-perusahaan tersebut juga harus mau bekerja sama dengan memberikan data transparan mengenai mengapa mereka layak memakai green marketing, misalnya spesifikasi dan bahan produk.</p>
<hr />
<p style="text-align: center;"><a href="http://materikuliah.net/contest" target="_blank"><img class="size-full wp-image-756 aligncenter" title="bannerMKContest" src="http://materikuliah.net/files/2010/07/bannerMKContest.png" alt="" width="500" height="71" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://materikuliah.net/artikel/praktek-green-marketing-atau-greenwashing-dan-masalahnya.aspx/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kreatifitas Tanpa Henti : Inti dari Blue Ocean Strategy</title>
		<link>http://materikuliah.net/artikel/kreatifitas-tanpa-henti-inti-dari-blue-ocean-strategy.aspx</link>
		<comments>http://materikuliah.net/artikel/kreatifitas-tanpa-henti-inti-dari-blue-ocean-strategy.aspx#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Jul 2010 03:43:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MK Contest 2010</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Blue Ocean Strategy]]></category>
		<category><![CDATA[MKContest2010]]></category>
		<category><![CDATA[Pemasaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://materikuliah.net/?p=809</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin ada yang pernah mendengar istilah pemasaran blue ocean strategy. Dimana kita sebagai pebisnis diibaratkan sebagai ikan yang berenang di tengah lautan. Jika kita ikut-ikutan bisnis orang lain, tanpa adanya perbedaan, artinya kita bersaing dengan ikan-ikan lainnya di lautan yang saling bertempur penuh darah. Jika kita masuk ke dalam situ, artinya kita sedang berada di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Fkreatifitas-tanpa-henti-inti-dari-blue-ocean-strategy.aspx"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Fkreatifitas-tanpa-henti-inti-dari-blue-ocean-strategy.aspx&amp;source=materikuliah&amp;style=normal&amp;service=bit.ly" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://materikuliah.net/files/2010/07/strategic-plan2-image.jpg" rel="thumbnail"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-785" title="strategic-plan2-image" src="http://materikuliah.net/files/2010/07/strategic-plan2-image-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Mungkin ada yang pernah mendengar istilah pemasaran blue ocean strategy. Dimana kita sebagai pebisnis diibaratkan sebagai ikan yang berenang di tengah lautan. Jika kita ikut-ikutan bisnis orang lain, tanpa adanya perbedaan, artinya kita bersaing dengan ikan-ikan lainnya di lautan yang saling bertempur penuh darah. Jika kita masuk ke dalam situ, artinya kita sedang berada di dalam red ocean. Sedangkang blue ocean strategy adalah suatu cara menghindari kerasnya persaingan dengan menciptakan permintaan dari konsumen, sehingga persaingan menjadi tidak relevan.</p>
<p>Caranya untuk mmenerapkan Blue Ocean strategy tentu saja adalah penciptaan produk-produk baru yang tidak ada pesaingnya. Disini, tentu intinya adalah penggunaan kreatifitas. Lebih detail lagi, yang dimaksud adalah kreatifitas tanpa henti. Tanpa kreatifitas, produk baru tidak akan tercipta, namun imitator sudah siap menunggu di depan untuk mengimitasi produk Anda. Kalau sudah begini jadinya, Blue Ocean hanya dapat dinikmati sementara waktu saja. Oleh karena itu, kreatifitas tanpa henti haruslah dilakukan, agar ikan selalu berenang di daerah blue ocean, dan bukan red ocean.</p>
<p><span id="more-809"></span>Bagaimanakah melatih diri untuk menjadi pribadi yang kreatif, sehingga kita bisa masuk ke dalam Blue Ocean? Caranya adalah melihat masalah dalam perspektif yang berbeda. Jika kebanyakan orang berpikir bahwa hanya ada satu jalan untuk memecahkan suatu masalah, maka kita harus mencoba menemukan jalan yang lain untuk masalah tersebut, karena pasti solusi atas suatu masalah tidak hanya satu. Salah satu produk yang saya pikirkan adalah kebutuhan para penggemar komik yang membaca via online atau yang biasa disebut manga scan. Namun, beberapa pembaca manga scan mengeluh bahwa untuk membaca manga scan berarti harus duduk di depan komputer, selain itu monitor yang kecil mengharuskan halaman manga scan discroll tiap kali mereka membacanya, ini sungguh keadaan yang tidak nyaman. Saya berpikir untuk menciptakan e-book reader, namun dalam ukuran yang lebih besar. Mungkin sebesar iPad namun fungsinya terbatas pada kemampuan membaca file-file manga scan dan picture saja, agar harganya menjadi terjangkau. Sampai saat ini, belum ada produk seperti itum adapun e-book reader itu ukurannya masih belum nyaman jika digunakan untuk membaca manga scan. Dengan e-book reader yang ukurannya besar, penikmat manga scan bisa menikmati bacaannya dengan nyaman dan tidak terpaku pada satu lokasi saja (tempat komputer berada). Itu adalah salah satu contoh penciptaan blue ocean strategy yang secara pribadi saya pikirkan.</p>
<p>Masih banyak kebutuhan yang belum terpenuhi sehingga penciptaan peluang adalah sangat mungkin. Seperti luasnya blue ocean (laut biru) yang sangat segar untuk dimasuki.</p>
<hr />
<p style="text-align: center;"><a href="http://materikuliah.net/contest" target="_blank"><img class="size-full wp-image-756 aligncenter" title="bannerMKContest" src="http://materikuliah.net/files/2010/07/bannerMKContest.png" alt="" width="500" height="71" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://materikuliah.net/artikel/kreatifitas-tanpa-henti-inti-dari-blue-ocean-strategy.aspx/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Brand Activation dalam E-commerce</title>
		<link>http://materikuliah.net/artikel/brand-activation-dalam-e-commerce.aspx</link>
		<comments>http://materikuliah.net/artikel/brand-activation-dalam-e-commerce.aspx#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Jul 2010 21:04:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MK Contest 2010</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[E-Commerce]]></category>
		<category><![CDATA[MKContest2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://materikuliah.net/?p=750</guid>
		<description><![CDATA[Pada usaha menjual produk di internet atau biasa disebut E-commerce, menjaring trafik untuk datang ke toko virtual kita adalah sesuatu yang penting. Tanpa adanya trafik, tidak ada orang yang tahu keberadaan produk kita, yang artinya penjualan tidak akan terjadi. Inti dari menjaring trafik adalah membuat domain toko virtual kita diketahui banyak orang. Agar domain kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Fbrand-activation-dalam-e-commerce.aspx"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Fbrand-activation-dalam-e-commerce.aspx&amp;source=materikuliah&amp;style=normal&amp;service=bit.ly" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://materikuliah.net/files/2010/07/ecommerce1.jpg" rel="thumbnail"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-806" title="ecommerce" src="http://materikuliah.net/files/2010/07/ecommerce1-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Pada usaha menjual produk di internet atau biasa disebut E-commerce, menjaring trafik untuk datang ke toko virtual kita adalah sesuatu yang penting. Tanpa adanya trafik, tidak ada orang yang tahu keberadaan produk kita, yang artinya penjualan tidak akan terjadi. Inti dari menjaring trafik adalah membuat domain toko virtual kita diketahui banyak orang. Agar domain kita diketahui banyak orang, kita harus membuat link domain toko virtual tersebar di banyak tempat dan bukan hanya search engine.</p>
<p>Jika dalam penjualan produk konvensional, brand adalah merek produk yang dijual, maka dalam e-commerce akan lebih tepat jika brand diasosiasikan dengan nama domain toko virtual kita. Artinya, brand activation dalam e-commerce adalah kegiatan mengaktifkan minat konsumen untuk datang ke domain kita. Brand activation sudah tentu berbeda dengan teknik periklanan, namun masih dalam ranah yang sama yaitu dalam bauran promosi (dalam 4P’s maupun 7P’s pemasaran).<br />
<span id="more-750"></span></p>
<p>Beberapa contoh brand activation dalam e-commerce yang biasa dilakukan :</p>
<ul>
<li>Penyelenggaraan kontes : Dengan menyelenggarakan kontes di website Anda, orang-orang akan tertarik untuk datang melihat. Dan biasanya salah satu poin yang sering digunakaan sebagai syarat keikutsertaan adalah mempromosikan website tersebut, baik melalui link di blog peserta, social <a href="http://materikuliah.net/artikel/category/ilmu-komputer/networking"target="_blank"title="Networking on Materi Kuliah" >networking</a>, microblogging, dan lain-lain. Alhasil, nama website Anda akan semakin dikenal.</li>
<li>Membagikan freebies/gratisan : Dengan membagikan freebies/gratisan misalnya berupa e-book atau audio course, maka visitor akan dengan sukarela datang untuk mendapatkan freebies tersebut. Keuntungan dari pembagian freebies ini adalah kemungkinan visitor yang melakukan word of mouth advertising untuk website Anda.</li>
<li>Event Offline untuk promosi media online : Yaitu dengan mengadakan event layaknya produk offline, namun kali ini sponsornya adalah pelaku e-commerce. Artinya, jika pada brand activation produk offline, peserta event memakai atribut bertuliskan merek produk, maka dalam kasus ini yang tertulis adalah nama website kita. Cara ini masih jarang digunakan pelaku e-commerce di Indonesia, namun sudah banyak dilakukan di luar negeri sana.</li>
</ul>
<blockquote><p><em>Penulis: Christian Wijaya</em></p>
<p><em><a href="http://twitter.com/akira07" target="_blank">Twitter</a>| <a href="http://lifeislikekiwi.com/" target="_blank">Blog </a>| <a href="mailto:akira_world07@yahoo.com" target="_blank">Facebook</a></em></p></blockquote>
<hr />
<p style="text-align: center;"><a href="http://materikuliah.net/contest" target="_blank"><img class="aligncenter" title="bannerMKContest" src="../files/2010/07/bannerMKContest.png" alt="" width="500" height="71" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://materikuliah.net/artikel/brand-activation-dalam-e-commerce.aspx/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Brand Activation : Aktifasi Merek Baru Maupun Lama</title>
		<link>http://materikuliah.net/artikel/brand-activation-aktifasi-merek-baru-maupun-lama.aspx</link>
		<comments>http://materikuliah.net/artikel/brand-activation-aktifasi-merek-baru-maupun-lama.aspx#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jul 2010 17:58:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MK Contest 2010</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Brand Activation]]></category>
		<category><![CDATA[MKContest2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://materikuliah.net/?p=746</guid>
		<description><![CDATA[Brand Activation atau yang dalam bahasa Indonesia adalah aktifasi merek, adalah kegiatan yang dilakukan pemasar suatu produk untuk mengaktifkan minat dari konsumen untuk mencoba/memakai produk tertentu. Aktifitas brand activation misalnya adalah pemberian sample, membuat roadshow, atau kegiatan bersama seperti jalan sehat. Apakah Anda pernah mendengar tentang kegiatan jalan sehat suatu merek susu Anlene? Itu adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Fbrand-activation-aktifasi-merek-baru-maupun-lama.aspx"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Fbrand-activation-aktifasi-merek-baru-maupun-lama.aspx&amp;source=materikuliah&amp;style=normal&amp;service=bit.ly" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://materikuliah.net/files/2010/07/6a00d8341c609053ef0115701f816c970b-800wi.gif" rel="thumbnail"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-802" title="6a00d8341c609053ef0115701f816c970b-800wi" src="http://materikuliah.net/files/2010/07/6a00d8341c609053ef0115701f816c970b-800wi-150x150.gif" alt="" width="150" height="150" /></a>Brand Activation atau yang dalam bahasa Indonesia adalah aktifasi merek, adalah kegiatan yang dilakukan pemasar suatu produk untuk mengaktifkan minat dari konsumen untuk mencoba/memakai produk tertentu.</p>
<p>Aktifitas brand activation misalnya adalah pemberian sample, membuat roadshow, atau kegiatan bersama seperti jalan sehat. Apakah Anda pernah mendengar tentang kegiatan jalan sehat suatu merek susu Anlene? Itu adalah salah satu contoh brand activation. Karena saat kegiatan jalan sehat berlangsung, semua peserta memakai baju dan atau membawa atribut yang bertuliskan produk sponsor. Selain brand activation terhadap peserta gerak jalannya sendiri, rombongan orang yang membawa atribut produk sponsor akan terlihat oleh masyarakat umum. Artinya, ada dua keuntungan dalam satu kegiatan brand activation ini.<br />
<span id="more-746"></span></p>
<p>Contoh brand activation di atas adalah kegiatan yang dilakukan agar konsumen diberi informasi kembali/diingatkan kembali tentang adanya suatu produk susu untuk kesehatan tulang. Ya, kegiatan brand activation memang biasa dilakukan merek yang sudah ada, dalam rangka menjaga konsumen agar tetap ingat produk tersebut, dan tentu dalam tujuannya adalah terjadinya pembelian. Contoh lain brand activation dari merek yang sudah ada misalnya kompetisi basket 3 on 3 yang disponsori Hexos.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://materikuliah.net/files/2010/07/brand_logos_2.png" rel="thumbnail"><img class="size-full wp-image-803 aligncenter" title="brand_logos_2" src="http://materikuliah.net/files/2010/07/brand_logos_2.png" alt="" width="480" height="480" /></a></p>
<p>Namun brand activation bukan hanya diperuntukan untuk merek yang sudah ada. Justru, merek yang baru diluncurkan oleh produsen akan lebih baik memakai strategi brand activation agar cepat mengena di benak konsumen. Dalam beberapa kondisi, brand activation dapat menarik minat konsumen untuk langsung melakukan keputusan pembelian daripada jika pemasar menggunakan sekedar advertising. Ini disebabkan karena dalam kegiatan-kegiatan brand activation terdapat unsur relationship marketing, dimana pemasar menunjukan kepeduliannya terhadap konsumen/calon konsumen.</p>
<blockquote><p><em>Penulis: Christian Wijaya</em></p>
<p><em><a href="http://twitter.com/akira07" target="_blank">Twitter</a>| <a href="http://lifeislikekiwi.com/" target="_blank">Blog </a>| <a href="mailto:akira_world07@yahoo.com" target="_blank">Facebook</a></em></p></blockquote>
<hr />
<p style="text-align: center;"><a href="http://materikuliah.net/contest" target="_blank"><img class="aligncenter" title="bannerMKContest" src="../files/2010/07/bannerMKContest.png" alt="" width="500" height="71" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://materikuliah.net/artikel/brand-activation-aktifasi-merek-baru-maupun-lama.aspx/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Aktifitas Promosi Dalam Kegiatan E-Commerce</title>
		<link>http://materikuliah.net/artikel/aktifitas-promosi-dalam-kegiatan-e-commerce.aspx</link>
		<comments>http://materikuliah.net/artikel/aktifitas-promosi-dalam-kegiatan-e-commerce.aspx#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 12:34:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MK Contest 2010</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[E-Commerce]]></category>
		<category><![CDATA[MKContest2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://materikuliah.net/?p=741</guid>
		<description><![CDATA[Penggunaan media internet dalam rangka memasarkan suatu produk barang atau jasa menjadi semakin marak akhir-akhir ini. Hal ini tidaklah aneh, mengingat potensi yang diberikan e-commerce sangatlah menggiurkan. Potensi yang dimaksud misalnya adalah pasar produk yang semakin luas dan informasi tentang produk Anda yang bisa diakses calon konsumen kapanpun, selama 24 Jam. Namun, pihak yang memasarkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Faktifitas-promosi-dalam-kegiatan-e-commerce.aspx"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Faktifitas-promosi-dalam-kegiatan-e-commerce.aspx&amp;source=materikuliah&amp;style=normal&amp;service=bit.ly" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://materikuliah.net/files/2010/07/ecommerce.jpg" rel="thumbnail"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-800" title="ecommerce" src="http://materikuliah.net/files/2010/07/ecommerce-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Penggunaan media internet dalam rangka memasarkan suatu produk barang atau jasa menjadi semakin marak akhir-akhir ini. Hal ini tidaklah aneh, mengingat potensi yang diberikan e-commerce sangatlah menggiurkan. Potensi yang dimaksud misalnya adalah pasar produk yang semakin luas dan informasi tentang produk Anda yang bisa diakses calon konsumen kapanpun, selama 24 Jam.</p>
<p>Namun, pihak yang memasarkan produknya di internet belum tentu dapat merasakan produknya laris. Hal ini dikarenakan karena kegiatan pemasaran di internet sudah seperti layaknya kegiatan pemasaran di media offline, seiring dengan perkembangan penggunaan e-commerce. Dengan banyaknya orang yang menggunakan sistem e-commerce, tentu di media internet pun mereka harus bersaing agar produknya dapat lebih terlihat daripada pengguna e-commerce lainnya untuk produk yang sama. Hal yang bisa dilakukan oleh pemasar dalam e-commerce adalah promosi.<br />
<span id="more-741"></span></p>
<p>Berikut ini adalah beberapa cara promosi yang biasa dilakukan para pelaku e-commerce :</p>
<ol>
<li>Direct advertising : Yaitu dengan cara membeli space (ruang kosong) yang ada di suatu website tertentu, dan mengisinya dengan banner atau text yang berisi tentang informasi produk yang hendak dijual. Cara yang biasa dilakukan adalah mencari website yang berhubungan dengan produk yang dijual lalu memasang iklan di website tersebut. Misalnya : Jika Anda menjual produk gitar maka carilah website yang memiliki topik gitar atau musik.</li>
<li>Pay per click advertising : Yaitu beriklan di search engine, dimana link website tempat Anda berjualan produk akan dimunculkan ketika pengguna search engine mengetikan keyword tertentu. Bukan hanya ditampilan di search engine, namun iklan Anda juga akan muncul di website yang mendaftarkan dirinya sebagai publisher pay per click advertising (yang paling terkenal adalah Google Adsense dan Yahoo Public Network). Menggunakan promosi jenis ini berarti Anda harus membayar sejumlah biaya tertentu ketika ada orang yang mengklik iklan Anda.</li>
<li>Affiliate marketing (Re-seller) : Yaitu dengan membayar sejumlah komisi kepada orang yang berhasil menjual produk Anda kepada pihak lain. Artinya, kegiatan promosi dilakukan oleh orang lain, dan Anda tinggal menunggu hasilnya. Dengan menyediakan sistem affiliate, word-of-mouth akan produk Anda akan lebih mungkin terjadi karena orang akan sukarela memasarkan produk Anda demi komisi yang Anda tawarkan.</li>
<li> Promosi di Social <a href="http://materikuliah.net/artikel/category/ilmu-komputer/networking"target="_blank"title="Networking on Materi Kuliah" >Networking</a> : Peningkatan penggunaan situs Social Networking seperti Facebook dapat dimanfaatkan pemasar dalam mempromosikan produknya. Misalnya di facebook, dengan cara menginformasikan produk Anda lewat Wall atau memposting gambar catalog produk Anda yang di tag kepada pemilik account facebook lain. Promosi dengan cara membuat thread di forum juga bisa dikategorikan ke dalam promosi via social networking.</li>
</ol>
<p>Di luar keempat teknik di atas, tidak menutup kemungkinan ada lagi cara promosi di media internet, yang semuanya tergantung dari kreatifitas per individu.</p>
<blockquote><p><em>Penulis: Christian Wijaya</em></p>
<p><em><a href="http://twitter.com/akira07" target="_blank">Twitter</a>| <a href="http://lifeislikekiwi.com/" target="_blank">Blog </a>| <a href="mailto:akira_world07@yahoo.com" target="_blank">Facebook</a></em></p></blockquote>
<hr />
<p style="text-align: center;"><a href="http://materikuliah.net/contest" target="_blank"><img class="aligncenter" title="bannerMKContest" src="../files/2010/07/bannerMKContest.png" alt="" width="500" height="71" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://materikuliah.net/artikel/aktifitas-promosi-dalam-kegiatan-e-commerce.aspx/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Relationship Marketing : Pengunjung Senang, Pengunjung Datang</title>
		<link>http://materikuliah.net/artikel/relationship-marketing-pengunjung-senang-pengunjung-datang.aspx</link>
		<comments>http://materikuliah.net/artikel/relationship-marketing-pengunjung-senang-pengunjung-datang.aspx#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Jul 2010 06:38:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MK Contest 2010</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Marketing]]></category>
		<category><![CDATA[MKContest2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://materikuliah.net/?p=734</guid>
		<description><![CDATA[Pernakah Anda datang ke sebuah tempat makan, dimana Anda berniat untuk membeli makanan untuk dibungkus dan dibawa pulang. Kemudian setelah Anda mengutarakan keinginan Anda kepada penjual, dengan ramah Anda dipersilahkan duduk dan tetap disuguhi minuman yang memang biasanya diberikan misalnya teh atau air putih. Tidak hanya itu, sambil memproses pesanan Anda si penjual mengajak untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Frelationship-marketing-pengunjung-senang-pengunjung-datang.aspx"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Frelationship-marketing-pengunjung-senang-pengunjung-datang.aspx&amp;source=materikuliah&amp;style=normal&amp;service=bit.ly" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://materikuliah.net/files/2010/07/affiliatemarketing.jpg" rel="thumbnail"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-793" title="affiliatemarketing" src="http://materikuliah.net/files/2010/07/affiliatemarketing-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Pernakah Anda datang ke sebuah tempat makan, dimana Anda berniat untuk membeli makanan untuk dibungkus dan dibawa pulang. Kemudian setelah Anda mengutarakan keinginan Anda kepada penjual, dengan ramah Anda dipersilahkan duduk dan tetap disuguhi minuman yang memang biasanya diberikan misalnya teh atau air putih. Tidak hanya itu, sambil memproses pesanan Anda si penjual mengajak untuk berbicara.</p>
<p>Bukan bicara tentang hal yang rumit, namun hal-hal sederhana semisal “Rumah di mana?” atau “Kuliah dik?”. Lalu beberapa lama pesanan telah selesai, Anda membayarkan sejumlah uang dan hendak pulang. Saat hendak pulang pun si penjual dengan senyum mengucapkan “Terima kasih”.</p>
<p><span id="more-734"></span>Sekarang, pernahkah pula Anda datang ke sebuah tempat makan lainnya dengan niat yang sama, namun perlakukan yang Anda terima sangat berbeda. Maksudnya, Anda datang lalu memesan makanan, namun tidak ada kata-kata dipersilahkan duduk dan penjual hanya berkonsentrasi pada pembuatan pesanan Anda. Kemudian pesanan selesai, Anda membayarnya dan hanya dibalas dengan ucapan “Terima kasih” seadanya tanpa senyum.</p>
<p>Manakah yang lebih menyenangkan Anda? Lebih jauh lagi, manakah yang lebih mungkin membuat Anda kembali lagi untuk membeli ulang, jika ternyata kedua tempat tersebut menjual produk yang sejenis dengan harga yang tidak jauh berbeda. Tentunya jawaban normal adalah tempat makan yang pertama.</p>
<p>Itulah yang disebut dengan Relationship Marketing. Kita harus membina hubungan yang baik dengan konsumen, sehingga mereka senang. Konsumen dengan hati yang senang secara tidak langsung akan menjadi keuntungan tersendiri bagi kita, karena loyalitas akan terjadi dan kemungkinan terjadinya word of mouth yang positif akan semakin besar. Karena persaingan dalam bidang variasi produk dan harga sudah semakin ketat dan generik, strategi dalam menjaring konsumen adalah bermain di dalam area cara berpromosi dan juga kualitas pelayanan kepada konsumen. Relationship marketing merupakan bagian dari kualitas pelayanan, terutama bermain di dimensi Empathy.</p>
<p>Setidaknya ada tiga penjual bubur kaki lima yang ada di sekitar rumah penulis. Rasanya tidak jauh berbeda, dengan harga lima ribu rupiah per porsi di kesemuanya. Namun, ada satu tempat bubur yang penjualnya sangat ramah. Ketika penulis meminta minum, sebenarnya penulis bisa mengambilnya sendiri. Namun si penjual selalu saja menghentikan langkah penulis, lalu kemudian mengambilkan minuman tersebut. Bukan hanya itu, penulis juga diajak berbincang-bincang topik-topik sederhana sembari si penjual menyediakan buburnya. Ini menyebabkan penulis lebih sering membeli di tempat bubur tersebut ketimbang di dua tempat lainnya. Itulah Relationship Marketing.</p>
<p>Tanpa berpikir hasil akhir adalah terjadinya word of mouth, bukankah membina hubungan yang baik kepada konsumen adalah suatu keharusan? Karena ada istilah lama “Konsumen adalah raja&#8221;.</p>
<blockquote><p><em>Penulis: Christian Wijaya</em></p>
<p><em><a href="http://twitter.com/akira07" target="_blank">Twitter</a>| <a href="http://lifeislikekiwi.com/" target="_blank">Blog </a>| <a href="akira_world07@yahoo.com" target="_blank">Facebook</a></em></p></blockquote>
<hr />
<p style="text-align: center;"><a href="http://materikuliah.net/contest" target="_blank"><img class="aligncenter" title="bannerMKContest" src="../files/2010/07/bannerMKContest.png" alt="" width="500" height="71" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://materikuliah.net/artikel/relationship-marketing-pengunjung-senang-pengunjung-datang.aspx/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FlashMob : Strategi Kreatif Untuk Menarik Perhatian Konsumen</title>
		<link>http://materikuliah.net/artikel/flashmob-strategi-kreatif-untuk-menarik-perhatian-konsumen.aspx</link>
		<comments>http://materikuliah.net/artikel/flashmob-strategi-kreatif-untuk-menarik-perhatian-konsumen.aspx#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jul 2010 15:00:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MK Contest 2010</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[FlashMob]]></category>
		<category><![CDATA[MKContest2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://materikuliah.net/?p=732</guid>
		<description><![CDATA[Konsumen akan tertarik melakukan pembelian atas produk yang Anda jual, jika terdapat keuntungan di dalamnya. Contoh paling sederhana adalah adanya diskon atau potongan harga. Selain itu, konsep semacam Buy 1 Get 2 jua kerap kali digunakan beberapa pelaku usaha. Namun sebelum konsumen mengetahui informasi adanya diskon atau penawaran Buy 1 Get 2 tersebut, tentu kita [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Fflashmob-strategi-kreatif-untuk-menarik-perhatian-konsumen.aspx"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Fflashmob-strategi-kreatif-untuk-menarik-perhatian-konsumen.aspx&amp;source=materikuliah&amp;style=normal&amp;service=bit.ly" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://materikuliah.net/files/2010/07/strategic-plan2-image.jpg" rel="thumbnail"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-785" title="strategic-plan2-image" src="http://materikuliah.net/files/2010/07/strategic-plan2-image-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Konsumen akan tertarik melakukan pembelian atas produk yang Anda jual, jika terdapat keuntungan di dalamnya. Contoh paling sederhana adalah adanya diskon atau potongan harga. Selain itu, konsep semacam Buy 1 Get 2 jua kerap kali digunakan beberapa pelaku usaha. Namun sebelum konsumen mengetahui informasi adanya diskon atau penawaran Buy 1 Get 2 tersebut, tentu kita sebagai pemasar melakukan proses peng<a href="http://materikuliah.net/artikel/category/komunikasi"target="_blank"title="Komunikasi on Materi Kuliah" >komunikasi</a>an terlebih dahulu.</p>
<p>Caranya bisa berbagai macam, misal menyewa banner, membagikan pamflet, memasang iklan di koran, dan lain-lain. Permasalahannya adalah, pesaing Anda juga telah melakukan hal tersebut.</p>
<p><span id="more-732"></span>Selain menggunakan media-media yang telah disebutkan di atas, kita bisa menggunakan cara lain yang lebih daripada yang pesaing lakukan. Dengan &#8220;lebih&#8221;-nya tersebut, konsumen dipastikan akan lebih mengingat produk kita daripada produk pesaing dan bukan tidak mungkin penjualan akan terjadi. Salah satu cara kreatif yang sedang nge-trend di luar negeri sana adalah FlashMob.</p>
<p><strong>Apakah itu FlashMob?</strong></p>
<p>FlashMob bisa diartikan sebagai sebuah tindakan yang dilakukan tiba-tiba oleh sekumpulan orang yang berada di tengah-tengah keramaian. Untuk lebih jelasnya mari kita melihat sebuah video, yang merupakan contoh penggunaan FlashMob untuk produk T-Mobile.</p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="560" height="340" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/VQ3d3KigPQM&amp;hl=en_US&amp;fs=1?rel=0" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="560" height="340" src="http://www.youtube.com/v/VQ3d3KigPQM&amp;hl=en_US&amp;fs=1?rel=0" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
<p>Bayangkan Anda adalah seorang pengunjung sebuah mall yang sangat ramai, namun tiba-tiba ada sebuah lagu mengalun dan diikuti oleh beberapa orang dari kerumunan yang tiba-tiba menari. Pastilah perhatian Anda akan tertuju kepada kumpulan orang-orang tersebut.</p>
<p>Untuk tujuan pemasaran suatu produk, kita bisa merancang FlashMob sedemikian rupa misalnya :</p>
<ul>
<li>Sekumpulan orang yang tiba-tiba menari sambil mengibar-ngibarkan bendera yang bergambarkan logo produk kita.</li>
<li>Sekumpulan orang yang tiba-tiba menyanyikan jingle produk kita.</li>
<li>Sekumpulan orang yang memakai baju bergambar produk kita, dan tiba-tiba melakukan break dance</li>
<li>dan masih banyak lagi ide lainnya, tergantung kreatifitas Anda.</li>
</ul>
<p>Yang harus diperhatikan dalam menyelenggarakan suatu FlashMob adalah izin dari pengelola/pemilik tempat. Misalnya Anda berencana menarik perhatian pengunjung di mall, maka mintalah izin kepada pengelola/pemilik mall tersebut. Hal lainnya adalah mencari sekumpulan orang yang akan melakukan FlashMob, dimana Anda harus memberikan mereka komisi. Dan yang terakhir, skala FlashMob. Makin besar dan heboh suatu FlashMob, maka semakin besar pula perhatian yang akan diberikan oleh pengunjung.</p>
<blockquote><p><em>Penulis: Christian Wijaya</em></p>
<p><em><a href="http://twitter.com/akira07" target="_blank">Twitter</a>| <a href="http://lifeislikekiwi.com/" target="_blank">Blog </a>| <a href="akira_world07@yahoo.com" target="_blank">Facebook</a></em></p></blockquote>
<hr />
<p style="text-align: center;"><a href="http://materikuliah.net/contest" target="_blank"><img class="size-full wp-image-756 aligncenter" title="bannerMKContest" src="http://materikuliah.net/files/2010/07/bannerMKContest.png" alt="" width="500" height="71" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://materikuliah.net/artikel/flashmob-strategi-kreatif-untuk-menarik-perhatian-konsumen.aspx/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Strategi Pemakaian Objek Inferior dalam Pemasaran</title>
		<link>http://materikuliah.net/artikel/strategi-pemakaian-objek-inferior-dalam-pemasaran.aspx</link>
		<comments>http://materikuliah.net/artikel/strategi-pemakaian-objek-inferior-dalam-pemasaran.aspx#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 13:28:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MK Contest 2010</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[MKContest2010]]></category>
		<category><![CDATA[Pemasaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://materikuliah.net/?p=727</guid>
		<description><![CDATA[Di era persaingan bisnis yang sangat tinggi, para pelaku usaha harus memutar otak kanannya untuk mencari strategi dalam memasarkan produknya. Salah satu strategi yang bisa digunakan adalah pemakaian objek Inferior. Apakah itu objek Inferior? Untuk lebih mudah mengerti mengenai hal tersebut, mari kita masuk ke dalam beberapa contoh hal : Dalam film Asterix, ada karakter [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Fstrategi-pemakaian-objek-inferior-dalam-pemasaran.aspx"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Fstrategi-pemakaian-objek-inferior-dalam-pemasaran.aspx&amp;source=materikuliah&amp;style=normal&amp;service=bit.ly" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://materikuliah.net/files/2010/07/strategic-plan2-image.jpg" rel="thumbnail"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-785" title="strategic-plan2-image" src="http://materikuliah.net/files/2010/07/strategic-plan2-image-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Di era persaingan bisnis yang sangat tinggi, para pelaku usaha harus memutar otak kanannya untuk mencari strategi dalam memasarkan produknya. Salah satu strategi yang bisa digunakan adalah pemakaian objek Inferior.</p>
<p><strong>Apakah itu objek Inferior?</strong></p>
<p>Untuk lebih mudah mengerti mengenai hal tersebut, mari kita masuk ke dalam beberapa contoh hal :</p>
<ul>
<li>Dalam film Asterix, ada karakter utama lain yang bernama Obelix</li>
<li>Dalam film Shanghai Knights, selain Jackie Chan, ada peran yang dimainkan aktor bernama Owen</li>
<li>Dan contoh paling gampang adalah adanya Robin dalam kisah si Batman</li>
</ul>
<p><span id="more-727"></span><br />
Di luar contoh-contoh di atas, masih banyak lagi film yang memakai 2 karakter utama. Selain pemakaian 2 karakter tersebut, apa yang menjadi persamaan film-film tersebut? Ya, walaupun ada 2 karakter utama, ada 1 karakter yang terlihat lebih hebat, lebih tampan, lebih kuat, atau lebih keren dari karakter lainnya.</p>
<p>Itulah yang dimaksud dengan pemakaian objek Inferior. Yaitu dimana kita meletakan satu objek lagi disamping objek yang paling utama, namun dengan kualitas karakter tertentu yang masih kalah dibandingkan objek yang paling utama tersebut. Tujuannya adalah memberikan efek ”lebih” atau ”superior” pada objek yang paling utama tersebut. Misalnya dalam film Shanghai Knights, memang karakter yang dimainkan Owen cukup keren, namun tidak cukup untuk mengalahkan keren-nya Jackie Chan.</p>
<p>Contoh-contoh yang diberikan di atas adalah pemakaian objek Inferior dalam film. Bagaimana cara kita memakainya dalam pemasaran produk fisik?</p>
<p>Caranya adalah dengan menyertakan satu contoh produk lain yang setipe dengan produk yang kita jual. Lalu kita mengeksplanasikan perbedaan mengenai kedua produk tersebut. Kita harus mencari satu produk lain yang kualitasnya di bawah produk kita. Bisa disebut aktifitas ini adalah ”<em><strong>Benchmarking Buatan</strong></em>”. Dengan cara seperti ini, orang lain akan melihat produk kita seperti lebih ”Superior” dan lebih layak dibeli daripada produk yang satunya lagi.</p>
<p>Dibandingkan dengan strategi peletakan testimonial dan pemberian diskon, strategi pemakaian objek Inferior masih jarang digunakan. Padahal dengan menggunakan strategi ini, dan didukung dengan strategi lainnya, maka menjaring lebih banyak pembeli bukanlah hal yang mustahil.</p>
<blockquote><p><em>Penulis: Christian Wijaya</em></p>
<p><em><a href="http://twitter.com/akira07" target="_blank">Twitter</a>| <a href="http://lifeislikekiwi.com/" target="_blank">Blog </a>| <a href="mailto:akira_world07@yahoo.com" target="_blank">Facebook</a></em></p></blockquote>
<hr />
<p style="text-align: center;"><a href="http://materikuliah.net/contest" target="_blank"><img class="aligncenter" title="bannerMKContest" src="../files/2010/07/bannerMKContest.png" alt="" width="500" height="71" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://materikuliah.net/artikel/strategi-pemakaian-objek-inferior-dalam-pemasaran.aspx/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Metode Kuno: Menyajikan Layanan yang Sesuai dengan Preferensi Konsumen</title>
		<link>http://materikuliah.net/artikel/metode-kuno-menyajikan-layanan-yang-sesuai-dengan-preferensi-konsumen.aspx</link>
		<comments>http://materikuliah.net/artikel/metode-kuno-menyajikan-layanan-yang-sesuai-dengan-preferensi-konsumen.aspx#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 18:32:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>MK Contest 2010</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[MKContest2010]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://materikuliah.net/?p=724</guid>
		<description><![CDATA[Dewasa ini, persaingan di bidang usaha apapun bisa dibilang tinggi. Yang paling kontras misalnya pada bidang usaha kuliner, dimana ratusan atau mungkin ribuan tempat makan bersaing untuk mendapatkan konsumen. Contoh lainnya adalah toko handphone, yang jumlahnya semakin banyak dari hari ke hari. Alhasil, pelaku usaha harus memikirkan cara supaya konsumen tertarik datang ke tempat usahanya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Fmetode-kuno-menyajikan-layanan-yang-sesuai-dengan-preferensi-konsumen.aspx"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Fmetode-kuno-menyajikan-layanan-yang-sesuai-dengan-preferensi-konsumen.aspx&amp;source=materikuliah&amp;style=normal&amp;service=bit.ly" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><a href="http://materikuliah.net/files/2010/07/belanja-konsumen.jpg" rel="thumbnail"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-790" title="belanja-konsumen" src="http://materikuliah.net/files/2010/07/belanja-konsumen-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Dewasa ini, persaingan di bidang usaha apapun bisa dibilang tinggi. Yang paling kontras misalnya pada bidang usaha kuliner, dimana ratusan atau mungkin ribuan tempat makan bersaing untuk mendapatkan konsumen. Contoh lainnya adalah toko handphone, yang jumlahnya semakin banyak dari hari ke hari. Alhasil, pelaku usaha harus memikirkan cara supaya konsumen tertarik datang ke tempat usahanya.</p>
<p>Banyak faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen untuk datang dan melakukan pembelian di tempat tertentu, misalnya dari segi kelengkapan produk, harga yang ditawarkan, atau lokasi tempat usaha. Namun salah satu faktor lainnya yang sering terlupakan adalah mengenai kualitas pelayanan.<br />
<span id="more-724"></span><br />
Sebuah toko dengan produk yang lengkap, lokasi yang strategis, dan harga murah pun mungkin tidak akan didatangi konsumen apabila layanan yang diberikan toko tersebut tidak baik. Bahkan penulis melihat, kebanyakan surat pembaca yang dikirimkan ke media cetak atau internet adalah mengenai buruknya pelayanan di suatu tempat tertentu. Ini merupakan indikator bahwa kualitas pelayanan adalah faktor penting yang harus diperhatikan dalam rangka menarik konsumen datang ke tempat kita.</p>
<p>Ada berbagai cara untuk mengukur kualitas pelayanan yaitu dengan metode SERVQUAL (Service Quality) atau SERVPERF (Service Performance). Namun sayangnya pengukuran menggunakan kedua metode tersebut tidak disertai informasi mengenai perbaikan layanan seperti apa yang harus dilakukan. Solusinya adalah menggunakan suatu metode yang dinamakan Metode Kano.</p>
<p>Metode Kano adalah sebuah metode yang digunakan untuk mengetahui preferensi konsumen (selera konsumen) mengenai suatu atribut layanan. Dengan menyediakan layanan yang sesuai dengan preferensi konsumen, kepuasan konsumen akan meningkat. Menurut banyak penelitian yang dilakukan, kepuasan konsumen berpengaruh positif dengan loyalitas konsumen yang pada akhirnya akan berdampak pada terjadinya word of mouth advertising.</p>
<p>Ada 5 kategori preferensi bisa diketahui menggunakan Metode Kano, yaitu :</p>
<p><strong>- Must be</strong> : Kategori yang diberikan untuk atribut layanan yang sifatnya adalah &#8220;wajib ada&#8221;. Dengan kata lain, kepuasan konsumen akan turun drastis jika kinerja atribut layanan yang memiliki kategori ini tidak dipenuhi. Namun, walaupun kinerja atribut yang dimaksud naik pun kepuasan konsumen tidak akan meningkat. Hal tersebut dikarenakan karena sifatnya yang memang harus disediakan.</p>
<p><strong>- One Dimensional </strong>: Kategori yang diberikan untuk atribut layanan yang memiliki pengaruh linier terhadap kepuasan konsumen. Artinya, jika kinerja atribut yang memiliki kategori One Dimensional naik, maka kepuasan konsumen juga akan ikut naik. Sebaliknya, jika kinerja atribut tersebut turun maka kepuasan konsumen juga akan menurun.</p>
<p><strong>- Attractive </strong>: Kategori yang diberikan untuk atribut layanan yang bisa dibilang sebagai &#8220;nilai tambah&#8221;. Artinya, kepuasan konsumen akan naik jika kinerja atribut yang memiliki kategori ini naik. Namun, jika kinerja atribut tersebut menurun pun kepuasan konsumen tidak akan menurun.</p>
<p><strong>- Reverse</strong> : Kategori yang diberikan untuk atribut layanan yang memiliki pengaruh yang berlawanan dengan kategori One Dimensional. Artinya, kepuasan konsumen akan naik justru jika kinerja atribut layanan dengan kategori Reverse menurun. Dan sebaliknya, kinerja konsumen akan turun jika kinerja atribut tersebut naik.</p>
<p><strong>- Questionable</strong> : Kategori yang diberikan untuk atribut layanan yang kadang-kadang memberikan pengaruh untuk kepuasan konsumen, namun kadang-kadang tidak.</p>
<p><strong>- Indifferent </strong>: Kategori yang diberikan untuk atribut layanan yang tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan konsumen.</p>
<p>Menyediakan layanan yang disesuaikan dengan preferensi konsumen adalah suatu keharusan. Jika hal tersebut tidak dipenuhi maka yang terjadi adalah ketidakpuasan konsumen. Misalnya saja, kecepatan dalam menyediakan suatu hidangan pada tempat makan &#8220;X&#8221; ternyata memiliki kategori &#8220;Reverse&#8221;. Artinya, justru jika koki menyajikan hidangan terlalu cepat, konsumen merasa tidak puas. Mungkin saja hal tersebut terjadi karena konsumen ingin lebih bersantai-santai dahulu sebelum hidangan pesanannya datang. Dalam kenyataannya, pola unik konsumen seperti ini banyak terjadi. Itulah manfaat yang bisa diberikan oleh Metode Kano.</p>
<p>Untuk dapat mengidentifikasi kategori Kano untuk sebuah atribut layanan, ada sejumlah proses yang harus dilakukan. Akan lebih baik jika kita langsung belajar dari contoh penelitian nyata. Untuk itu, di bawah ini adalah sebuah link dimana kita bisa membaca satu contoh penelitian yang menggunakan Metode Kano : <a href="http://etd.eprints.ums.ac.id/1897/2/D600030121.pdf" target="_blank">http://etd.eprints.ums.ac.id/1897/2/D600030121.pdf</a></p>
<blockquote><p><em>Penulis: Christian Wijaya</em></p>
<p><em><a href="http://twitter.com/akira07" target="_blank">Twitter</a>| <a href="http://lifeislikekiwi.com" target="_blank">Blog </a>| <a href="mailto:akira_world07@yahoo.com" target="_blank">Facebook</a></em></p></blockquote>
<hr />
<p style="text-align: center;"><a href="http://materikuliah.net/contest" target="_blank"><img class="size-full wp-image-756 aligncenter" title="bannerMKContest" src="http://materikuliah.net/files/2010/07/bannerMKContest.png" alt="" width="500" height="71" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://materikuliah.net/artikel/metode-kuno-menyajikan-layanan-yang-sesuai-dengan-preferensi-konsumen.aspx/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Business to Business (B2B)</title>
		<link>http://materikuliah.net/artikel/business-to-business-b2b.aspx</link>
		<comments>http://materikuliah.net/artikel/business-to-business-b2b.aspx#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 May 2010 11:15:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ciebal</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Ilmu Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[E-busines]]></category>
		<category><![CDATA[E-Commerce]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://materikuliah.net/?p=626</guid>
		<description><![CDATA[Business to Business (B2B) Merupakan sistem komunikasi bisnis antar pelaku bisnis atau transaksi secara elektronik antar perusahaan yang dilakukan secara rutin dan dalam kapasitas produk yang besar. Konsep B2B transaksi bisnis dijalankan melalui internet atau jaringan intern perusahaan, juga dikenal sebagai eB2B (electronic B2B). Karakteristik B2B Trading Partner : Pertukaran informasi hanya berlangsung diantara mereka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Fbusiness-to-business-b2b.aspx"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmaterikuliah.net%2Fartikel%2Fbusiness-to-business-b2b.aspx&amp;source=materikuliah&amp;style=normal&amp;service=bit.ly" height="61" width="50" /><br />
			</a>
		</div>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-629" title="b2b" src="http://materikuliah.net/files/2010/05/b2b.jpg" alt="" width="130" height="89" />Business to Business (B2B) Merupakan sistem <a href="http://materikuliah.net/artikel/category/komunikasi"target="_blank"title="Komunikasi on Materi Kuliah" >komunikasi</a> bisnis antar pelaku bisnis atau transaksi secara elektronik antar perusahaan yang dilakukan secara rutin dan dalam kapasitas produk yang besar.</p>
<p>Konsep B2B transaksi bisnis dijalankan melalui internet atau jaringan intern perusahaan, juga dikenal sebagai eB2B (electronic B2B).</p>
<p><span id="more-626"></span><strong>Karakteristik B2B</strong></p>
<ul>
<li>Trading Partner : Pertukaran informasi hanya berlangsung diantara mereka dan karena sudah mengenal, maka pertukaran dilakukan atas dasar kebutuhan dan kepercayaan.</li>
<li>Pertukaran data dilakukan secara berulang dan berskala dengan format data yang telah disepakati.  Jadi service yang dipergunakan antar kedua sistem tersebut sama dan menggunakan standar yang sama pula.</li>
<li>Salah satu pelaku tidak harus menunggu partner mereka lainnya untuk mengirimkan data.</li>
<li>Model yang umum digunakan adalah peer to peer, dimana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.</li>
</ul>
<p><strong>Model B2B </strong></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://materikuliah.net/files/2010/05/model-b2b.png" rel="thumbnail"><img class="aligncenter size-full wp-image-627" title="model-b2b" src="http://materikuliah.net/files/2010/05/model-b2b.png" alt="" width="615" height="338" /></a><strong>Contoh Web B2B</strong></p>
<p><strong>Pure Play (B2B Online Murni)</strong></p>
<ul>
<li>Electronic Market : iMark.com</li>
<li>Web Malls : www2.mallpark.com</li>
<li>Web Hosting: hostgator.com, qwords.com</li>
</ul>
<p><strong><br />
Click and Mortar (Partial B2B)</strong></p>
<ul>
<li>Suplier&#8217;s Web : covisint.com</li>
<li>Promotion : sap.com</li>
<li>Logistics : ec.ups.com</li>
<li>After Sales: Cisco.com</li>
</ul>
<p>Untuk mengetahu lebih detail mengenai B2B, silahkan download Modul Kuliah &gt; <strong><a href="http://www.4shared.com/file/kloiTx63/pertemuan_6_BUSINESS_to_BUSINE.html" target="_blank">Business to Business (B2B)</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://materikuliah.net/artikel/business-to-business-b2b.aspx/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
